home
Pilgrimage Sites

FATIMA - Penampakan Bunda Maria

Fatima adalah sebuah kota kecil dan sunyi di Negara Portugal. Namun sekarang telah menjadi tujuan ziarah umat Katolik dari seluruh mancanegara. Mengapa? Sebab Bunda Maria pernah menampakkan diri kepada tiga anak gembala.

SEJARAH PENAMPAKAN MARIA di FATIMA, PORTUGAL

Pada tahun 1917 Bunda Maria menampakkan diri di Fatima kepada tiga orang anak gembala. Mereka adalah Lucia dos Santos, Francisco Marto dan Jacinta Marto. Penampakan ini didahului oleh 3 penampakan Malaikat setahun sebelumnya yang mempersiapkan anak-anak ini untuk penampakan Bunda Maria.

Malaikat mengajarkan kepada anak-anak, dua doa penyilihan yang harus didoakan dengan hormat yang besar. Pada penampakan terakhir di musim gugur 1916, Malaikat memegang sebuah piala. Kedalam piala ini meneteslah darah dari sebuah Hosti yang tergantung di atasnya. Malaikat memberI ketiga anak itu Hosti sebagai komuni pertama mereka dari piala itu. Anak-anak tidak menceritakan penampakan ini kepada orang lain.

Pada 13 Mei 1917 ketika ketiga anak tersebut sedang menggembalakan ternaknya di sebuah padang yang amat luas kira-kira 1 mil dari desa mereka, tiba-tiba mereka melihat sebuah kilatan cahaya. Dan setelah kilatan yang kedua, muncul seorang perempuan yang amat cantik, pakaiannya putih berkilauan.

Dalam setiap penampakan, hanya Lucia saja yang berbicara kepada Bunda Maria. Jacinta dapat melihat dan mendengarnya, tetapi Francisco hanya dapat melihat saja. Perempuan itu juga meminta anak-anak untuk datang ke Cova setiap tanggal 13 selama 6 bulan berturut-turut dan berdoa Rosario setiap hari sebagai penghormatan untuk dirinya.

Pesan Maria di Fatima diantaranya berisi tentang neraka, devosi terhadap Hati Maria yang Tak Bernoda, Perang Dunia II, dan komunisme Rusia yang akan menghancurkan dunia. Pesan pertama dan kedua dipublikasikan terlebih dahulu. Pesan ketiga yang dituliskan Lucia atas perintah Uskup Leiria, diberikan kepada Paus Yohanes XXIII pada tahun 169. Namun, Paus Yohanes XXIII memutuskan untuk tidak mengumumkannya kepada publik karena dianggap bisa menimbulkan kegemparan di tengah Gereja. Hal serupa dilakukan penggantinya Paus Paulus VI. Akhirnya pada 26 Juni 2000, Paus Yohanes Paulus II memutuskan untuk memublikasikannya setelah percobaan pembunuhan terhadap dirinya gagal.

Hingga kini, Fatima mejadi salah satu tempat yang ramai dikunjugi para peziarah. Awalnya, peziarah hanya datang pada tanggal 13 setiap bulan. Lama-kelamaan, setiap hari Fatima senantiasa dipenuhi peziarah yang ingin berdevosi kepada Hati Maria yang Tak Bernoda. Kapel Penampakan lalu didirikan di atas tempat dimana pohon Oak, tempat Bunda Maria menampakkan dirinya.

 

(HOPE TRAVEL JAKARTA - DARI BERBAGAI SUMBER)

Pilgrimage Sites lainnya