home
Pilgrimage Sites

SEJARAH GEREJA SAMPAH

Gereja Simon The Tanner adalah gereja yang lebih dikenal dengan sebutan “Gereja Sampah” Gereja ini disebut demikian karena berlokasi di lingkungan yang kumuh. Namun sesungguhnya, gereja ini juga indah. 

Gereja yang terletak di sebelah tenggara Kairo ini merupakan bukti mujizat yang pernah terjadi di zaman lampau. Sebuah pegunungan yang bernama Gunung Moqattam berpindah tempat sejauh 3 km. Sesuai yang tertulis dalam Injil Matius 17: 19-20 “Sebab Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada gunung ini, pindah dari tempat ini ke sana maka gunung ini akan pindah dan tak ada yang mustahil bagimu”

Sebutan Gereja Sampah tidak lepas dari tempatnya yang terletak tidak jauh dari pemukiman kumuh, tempat dimana para pemungut sampah tinggal. Namun, Gereja Sampah ini jauh dari kata kumuh. Ada banyak pahatan di dinding gereja. Tempat duduk di dalam gereja bertingkat seperti di dalam stadion. Gereja ini cukup luas dan unik.


Gereja ini dikenal juga dengan sebutan Simon The Tanner. Simon adalah salah satu tokoh dalam cerita klasik Gereja Sampah. Ia membantu umat Kristen untuk berdoa dan berpuasa agar Gunung Moqattam dapat berpindah. Setelah berdoa tiga hari dan berpuasa, oleh orang di seluruh Tanah Mesir, Simon dipilih untuk memindahkan Gunung Moqattam tersebut.

Tidak lama, terjadilah gempa bumi yang dahsyat sehingga menyapu gunung ini. Bersamaan dengan itu terbentuklah sebuah gua besar yang sekarang dijadikan tempat ibadah orang Kristen setempat. Sejak kejadian ini, sosok Simon menghilang dan tidak pernah ditemukan.

 

(HOPE TRAVEL JAKARTA - DARI BERBAGAI SUMBER)

Pilgrimage Sites lainnya