home
Pilgrimage Sites

VOLENDAM

Mengapa dinamakan Volendam? Sebab, menurut sejarah, para petani dan nelayan menempati bekas pelabuhan yang dibendung untuk reklamasi tanah. Dan Volendam sendiri berarti “bendungan yang diisi”.

Awalnya, Volendam adalah sebuah pelabuhan, dekat Edam, yang terletak di muara sungai. Pada 1357, penduduk Edam menggali kanal lebih pendek ke Zuiderzee dengan pelabuhan terpisah sendiri. Ini menghilangkan kebutuhan akan pelabuhan yang asli yang kemudian dibendung dan digunakan untuk reklamasi. Lalu menjadi sebuah desa nelayan yang sekarang menjadi tujuan wisata paling populer di Negeri Kincir Angin Belanda. Keindahan alam desa nelayan ini juga menarik perhatian para seniman kelas dunia, seperti Pablo Picasso dan Pierre-Auguste Renoir yang kerap berkunjung kesana. 

Volendam terkenal dengan kapal tua nelayan dan pakaian tradisional yang masih dipakai oleh beberapa warga. Kostum para wanitanya sangat khas, yaitu topi runcing, merupakan salah satu yang paling dikenal dari kostum tradisional Belanda dan sering ditampilkan di kartu pos wisata dan poster (walaupun diyakini sedikit saja sekarang yang memakai kostum sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka, sebagian besar dari mereka adalah lansia). Rumah nelayan di sini sangat terawat dengan baik dan sangat bersih. Ukurannya sangat kecil yaitu sekitar 6 x 8 m dan hampir semuanya berukuran sama. Setiap jendela rumahnya tanpa teralis dan kaca film selalu diberi korden dengan desain klasik atau vertical blind yang bergaya modern. Materialnya menggunakan kayu papan dan dicat sesuai dengan selera masing-masing penghuni. Semua rumah tanpa pagar dan berdekatan satu sama lain. Halaman belakang sebagian besar merupakan area bersama antar keluarga mereka yang biasanya dipenuhi dengan tanaman, bunga, keramik, patung dan mainan anak-anak.


Volendam juga memiliki fitur sebuah museum kecil tentang sejarah dan gaya pakaian. Para pengunjung dapat berfoto dalam kostum tradisional Belanda, dan dapat menikmati aneka hidangan laut yang dijual di tempat makan yang tersebar di seputar lokasi.

Mayoritas penduduk di sini beragama Katolik Roma, yang sangat berhubungan dengan budaya desa. Warga Belanda sendiri lebih mengenal Volendam sebagai “penghasil” uskup serta penyanyi terbaik. Secara historis, banyak misionaris dan uskup yang dibesarkan di Volendam.

(HOPE Travel Jakarta - dari berbagai sumber)

Pilgrimage Sites lainnya