home
Pilgrimage Sites

St Ignatius Loyola

Lahir di tahun 1491, sebelum benua Amerika ditemukan, sebagai anak bungsu dari sebuah keluarga bangsawan, menjadikannya hidup dalam kemewahan di lingkungan istana. Pada masa muda, ia masuk menjadi tentara Spanyol, dan satu saat harus berperang untuk mempertahankan benteng Pamplona. Sayang, kakinya terluka dan harus berbaring di rumah sakit selama beberapa waktu. Di atas pembaringannya, dia mencari novel-novel kepahlawanan yang menjadi kegemarannya, namun tak ditemui satu pun. Kecuali dua buah buku yang akan mengubah seluruh hidup dan cita-citanya yakni: Mengikuti Jejak Kristus dan Riwayat hidup Santo - Santa.

Kini sesudah menyelesaikan kedua bacaan tersebut, dia tak lagi mencita-citakan karir yang gemilang sebagai bangsawan dan perwira tentara, namun ingin menjadi laskar Kristus. Tuhan membimbing Ignatius untuk mengejar cita-cita yang lebih luhur dalam mengikuti Yesus dalam Gereja demi “bertambahnya kemuliaan Allah”.

Dalam perjalanan rohaninya, ia kemudian mempersembahkan pedang perwiranya di hadapan Bunda Maria (Black Madonna) di Montserrat, sebuah biara Benedictine yang masih dipergunakan hingga sekarang. Dia berjanji untuk menjadi perwira Maria. Di Manresa tak jauh dari Montserrat, dia sungguh mengalami bimbingan Roh Kudus untuk kemudian menyusun sebuah buku yang sangat populer dan terkenal karena menjadi buku pegangan yang harus dijalankan oleh para pengikutnya dan banyak orang lain juga mengikuti teladan yang sangat baik ini. Buku itu tak lain adalah buku “Latihan Rohani” St. Ignatius. Sebuah buku pegangan untuk retret 30 hari.

Di dalam buku itu para retretan diajak untuk senantiasa memuji, menghormati dan memuliakan Tuhan kita Yesus Kristus melalui banyak laku tapa dan doa. Inilah tujuan hidup kita selalu mengusahakan untuk lebih memuji, menghormati dan memuliakan Tuhan di dalam gerak - langkah hidup kita. Semboyan yang kemudian lebih dikenal oleh banyak orang adalah AMDG (Ad Maiorem Dei Gloriam = Demi Lebih Besarnya Kemuliaan Tuhan)

Ignatius kemudian belajar Teologi, mengumpulkan kawan-kawan yang secita-cita dan akhirnya mendirikan Serikat Yesus pada tahun 1540. Para patres pertama mengucapkan janji mereka di Paris di Gereja Sacra Coeur (Hati Kudus Yesus) di Montmartre = Gunung para martir. Ignatius dipilih sebagai pembesar yang pertama dan memimpin Serikat Yesus sampai akhir hidupnya tahun 1556. Ignatius wafat di Roma dan dimakamkan di sana. Pendiri Serikat Jesuit ini dimakamkan di Gereja Maria della Strada di Roma. Oleh Paus Gregorius XV, Ignatius dinyatakan Santo pada tahun 1622.

TAHUN-TAHUN DALAM KEHIDUPAN IGNATIUS
Tahun 1491     Lahir di puri Loyola, Spanyol Utara

Tahun 1492     Columbus menemukan benua Amerika
Tahun 1498     Vasco da Gama berhasil mencapai India melalui Tanjung Harapan
Tahun 1506     Gereja Santo Petrus mulai dibangun di kota Roma
Tahun 1517     Martin Luther memisahkan diri dari Gereja Katolik dan dengan demikian muncullah aliran Protestan.
Tahun 1534     Ignatius dan kawan-kawannya mengucapkan kaul kemiskinan dan kemurnian di kota Paris
Tahun 1540     Serikat Yesus direstui oleh Paus Paulus III
Tahun 1541     Fransiskus Xaverius diutus ke India
Tahun 1545     Pembukaan Konsili di kota Trento, Italia Utara
Tahun 1556     Ignatius wafat di kota Roma pada tanggal 31 Juli

HOPE TRAVEL - berbagai sumber 

Pilgrimage Sites lainnya