home
Pilgrimage Sites

SANTO PAULUS RASUL

Paulus sebelumnya bernama Saulus. Ia merupakan seorang Yahudi yang dilahirkan di Tarsus. Saulus adalah seorang Farisi yang sangat taat kepada Hukum Taurut. Saulus bukanlah orang sembarang, ia adalah seorang murid dari seorang pemuka agama yang terpandang yaitu Gamaliel. Selain itu ia juga memiliki pauluskewarganegaraan Romawi.

Awal pertobatan Saulus ialah saat ia dalam perjalanan menuju Damsyik. Ketika ia dan rombongannya sudah dekat kota itu, tiba-tiba Saulus melihat cahaya yang memancar dari langit dan mengelilingi dia serta rombongannya. Pacakapan Saulus setelah melihat cahaya yang mengelilinginya dan roboh di tanah dapat dilihat dan dibaca dalam Kis 9:1-9. Ia mengalami kebutaan selama 3 hari. Di  Setelah tiga hari Saulus mendapatkan penglihatan bahwa ada seorang yang bernama Ananias menumpangkan tangan atasnya supaya ia dapat melihat kembali.

Saulus yang dapat melihat kembali setelah mendapat kesembuhan melalui Ananias pun meminta dibaptis. Setelah ia dibaptis ia menjadi pelayan Tuhan dan berganti nama menjadi Paulus. Paulus merupakan pribadi yang tegar dan tak kenal menyerah. Pada awalnya ia ditolak oleh jemaat Kristen karena mereka membencinya sebagai penganiaya jemaat. Namun Paulus tetap tegar di dalam Tuhan, walaupun ia ditolak dan dibenci oleh teman-teman serombongannya ketika menuju Damsyik dan juga jemaat Kristen. Ia tetap mewartakan Kristus walau nyawa menjadi taruhan.


Paulus menjadi rasul yang besar meskipun ia tidak termasuk dari 12 murid Yesus. Ia menjadi pewarta Kristus yang militan. Pertobatannya dari penganiaya jemaat hingga menjadi pewarta dan perjuangannya setia kepada Kristus dan tetap mewartakan Kristus hingga akhir dapat menjadi teladan kita sebagai pengikut Kristus.

Rasul Paulus pada akhirnya ditangkap oleh orang-orang Yahudi. Karena Rasul Paulus memiliki kewarganegaraan Roma, maka ia dapat naik banding dan akhirnya diadili di Roma. Karena jasanya bersama dengan Rasul Petrus maka banyak orang Roma pada saat itu percaya dan iman keKristenan berkembang. Rasul Paulus wafat setelah kepalanya dipenggal oleh algojo pada waktu kekuasaan raja Nero. Darah kemartirannya mengharum di Roma.

2Jika kita ke Roma maka akan menjumpai Basilika Santo Paulus. Di dalam Basilika Santo Paulus terdapat makam beliau. Para peziarah dapat berziarah di makam beliau setelah menuruni tangga yang aman. Untuk kaum lansia pun juga dapat menuruni tangga dengan aman karena ada pegangan di sisi kiri dan kanan dan tangga cukup lebar. Saat ini kita merayakan Pesta Santo Paulus tanggal 25 Januari.

 

HOPE Travel-berbagai sumber

Pilgrimage Sites lainnya