home
Pilgrimage Sites

BIARA JASNA GORA

Biara yang berada di kota Czestochowa, Negara Polandia ini adalah situs ziarah Katolik terbesar ketiga di dunia, dan merupakan pusat dari Katolik Polandia.

 

Biara ini sudah menjadi tujuan ziarah selama ratusan tahun, dan didalamnya terdapat lukisan Bunda Maria dengan kanak-kanak Yesus. Lukisan ini juga terkenal dengan sebutan Black Madonna dari Czestochowa atau Our Lady of Częstochowa, dengan banyak kisah mujizatnya.

 

SEJARAH Biara Jasna Gora

Sesuai tradisi, ikon Jasna Gora dilukis oleh Santo Lukas penginjil di atas sebuah meja yang dibuat oleh Yesus sendiri. Ikon ini kemudian ditemukan oleh Santa Helena, ibu dari Kaisar Konstatin sekaligus kolektor benda-benda rohani di Holyland. Ikon ini, menurut legenda kemudian disimpan selama 500 tahun dalam kota Konstantinopel.

 

Pada tahun 803, lukisan ini dijadikan hadiah pernikahan dari kaisar Byzantin dan kemudian diletakkan di dalam istana di Belz selama 600 tahun kemudian.

 

Lukisan ini kemudian tiba di Polandia pada tahun 1382 bersama dengan seorang prajurit yang melarikan diri dari serangan kaum Tartar, dalam kondisi rusak karena terkena panah. Diceritakan dalam legenda bahwa selama penjarahan kota Belz, sebuah awan misterius menaungi kapel dimana lukisan ini berada. Lalu pada tahun 1386, sebuah biara didirikan di Czestochowa untuk menjadi tempat lukisan ini, dan segera setelah itu Raja Jagiello membangun sebuah katedral di sekeliling kapel tersebut.

 

Meskipun demikian, lukisan ini kembali lagi mengalami kerusakan pada tahun 1430. Adalah seorang prajurit prareformasi yang menyerang biara ini, merobek lukisan ini menggunakan pedangnya, mengenai bagian wajah Bunda Maria dan meninggalkannya begitu saja di antara lumpur dan darah yang berceceran.

 

Diceritakan bahwa ketika para biarawan menarik lukisan ini dari dalam lumpur, muncullah mata air secara mujizat, yang kemudian mereka gunakan untuk membasuh lukisan. Di Krakowlah lukisan ini diperbaiki, namun tanda bekas panah dan pedang tetap dibiarkan seperti semula dan dapat kita lihat sampai saat ini.

 

Mujizat yang termasyur berkenaan dengan lukisan ini terjadi pada tahun 1655, dimana tentara Swedia mengepung Częstochowa. Di saat itulah sekelompok prajurit Polandia berdoa terus menerus di hadapan lukisan ini memohon pembebasan, dan doa mereka dikabulkan. Musuh pun mundur dari pengepungan. Setelah ini, pada tahun 1656, Raja John Casimir menyatakan Our Lady of Częstochowa sebagai “Ratu Polandia” dan menjadikan kota ini ibukota rohani atas bangsa Polandia.

 

Kemudian pada tahun 1920, ketika tentara Soviet berkumpul di tepi sungai Vistula, bersiap untuk menyerang Warsawa, penduduk dan para prajurit kota ini terus berdoa kepada Our Lady of Częstochowa, sampai pada tanggal 15 September muncul penampakan di langit Warsawa. Tentara Rusia mengalami kekalahan dalam beberapa kali peperangan, dan disebutlah sebagai Mujizat di Vistula atau Miracle at the Vistula.

 

Selama pendudukan Nazi, Hitler melarang peziarahan ke Jasna Gora, namun masih saja banyak orang yang berziarah ke sana. Dan pada tahun 1945, ketika Polandia merdeka, setengah juta peziarah mendatangi Częstochowa untuk mengekspresikan rasa syukur mereka.

 

Pada tanggal 8 September 1946, 1,5 juta orang berkumpul di biara untuk mendedikasikan kembali seluruh bangsa kepada Hati Maria Tak Bernoda. Selama perang dingin, Jasna Gora telah menjadi pusat pertahanan terhadap komunis.

 

Paus Yohanes Paulus kedua sebagai warga Negara asli Polandia mengajak para peziarah untuk berdoa di hadapan Black Madonna pada tahun 1979, 1983, 1991, dan 1997. Dan pada 1991, beliau mengadakan Sixth World Youth Day di Czetochowa, yang dihadiri oleh 350.000 anak-anak muda dari seluruh Eropa. Paus Clement XI secara resmi mengakui mujizat lukisan ini pada 1717, dan pada 1925 Paus Pius XI menetapkan tanggal 3 Mei sebagai tanggal perayaan, lalu Paus Benediktus XVI mengunjungi biara ini pada 26 Mei 2006.

 

Sumber: diterjemahkan oleh HOPE dari http://www.sacred-destinations.com/poland/czestochowa-jasna-gora

 

Pilgrimage Sites lainnya